Cegah Abrasi di Pulau Terluar, Bupati Pangkep Tanam 2000 Bibit Mangrove

Okt 20, 2021

Dalam kunjungan kerjanya di wilayah kecamatan Liukang Tangaya. Bupati Pangkep, HM Yusran Lalogau bersama Forkopimda dan Camat Liukang Tangaya menanam bibit mangrove di Pulau Sapuka, kepulauan terluar tersebut. K

Penanaman bibit mangrove itu dilakukan ke sejumlah pulau yang dikunjunginya di daerah perbatasan NTB. Bupati mengakui, dengan penanaman mangrove ini diharapkan dapat mencegah terjadinya abrasi.

Camat Liukang Tangaya.Adil. M Alwi mengatakan, Bupati dan Forkopimda setidaknya menanam 2000 bibit mangrove. Bibit mangrove yang ditanam, merupakan hasil budidaya pemuda pemerhati lingkungan di Pulau Sapuka. “Mangrove ditanam di sejumlah titik tertentu yang memang rawan abrasi. Kita tahu, mangrove memang bagus sebagai penahan ombak,”katanya.

Pemuda pemerhati lingkungan Pulau Sapuka, Irfan mengatakan, pemuda di Sapuka memang sengaja membudidayakan mangrove. Hal itu dilakukan, sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan pemuda kepada pulaunya. Sehingga, pulau terlindungi dari abrasi dan lingkungan tetap terjaga