Nasib ‘Pak Ogah’ di Makassar Bakal Berakhir, Polisi akan Terus Gelar Penertiban

0 Komentar

Personel Satlantas Polrestabes Makassar amankan sejumlah Pak Ogah dalam operasi penertiban yang dilakukan pada Kamis (1/10).

UPOS.ID, MAKASSAR – Nasib pak ogah atau pembantu kendaraan menyebarangi jalan akan segera berakhir.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Operasi Satlantas Polrestabes Makassar, AKP Emy Hartanti. Sebab, kata dia, pak ogah selalu membuat kemacetan di jalan-jalan besar Kota Makassar.

“Penertiban ini akan terus dilakukan berdasarkan adanya laporan masyarakat yang kerap dirugikan oleh ulah pak ogah,” kata dia, Jumat (2/10/2020).

Seperti diketahui, pada Kamis (1/10/2020) kemarin, Personel Lantas Polrestabes Makassar, saat melakukan patroli di sepanjang Jalan Urip Sumohardjo, berhasil mengamankan 7 orang pak ogah.

“Pada saat kami patroli menemukan kepadatan kendaraan yang disebabkan oleh pak ogah, sehingga dilakukan penertiban dan mengamankan tujuh orang pak ogah,” kata AKP Emy Hartanti.

Setelah 7 pak ogah diamankan, kepolisian langsung melakukan pendataan dan interogasi lalu membuatkan perjanjian agar mereka tidak mengulangi lagi perbuatan yang merugikan pengguna jalan tersebut.

“Kami data lalu membuatkan surat perjanjian. Mereka ini rata-rata sudah menjadi pak ogah selama dua tahun. Mereka juga ini bekerja secara bergantian mulai dari pukul 12.00 siang hingga pukul 14.00 sore,” ungkapnya.

Sementara itu, merespons hal tersebut, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyebutkan, selain menjadi penyebab kemacetan, pak ogah ini juga kerap meminta uang secara paksa terhadap pengguna jalan.

Keberadaan pak ogah di putaran arah, kata Kombes Pol Ibrahim justru membuat jalanan macet karena dia lebih mengutamakan kendaraan yang berputar arah supaya mendapatkan imbalan.

“Keberadaan mereka malah membuat macet, karena lebih mengutamakan pengendara yang berputar dulu,” ujar Kabid Humas.

Penulis : Efrat Syafaat
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment