Aksi Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Sulsel Berlangsung Ricuh, Polisi Tembakkan Peluru Karet

0 Komentar

UPOS.ID, MAKASSAR – Aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja yang berlangsung didepan gedung DPRD Sulsel ricuh, pada Kamis (8/9/20).

Hal ini dipicu oleh beberapa massa demonstrasi yang melempar masuk ke dalam gedung DPRD sehingga pihak kepolisian menembakkan watercanon ke arah kerumunan demonstran.

Kemudian disusul dengan tembakan gas air mata yang menyebabkan kerumunan mulai berpencar ke arah fly over dan Jalan AP Pattarani.

Salah seorang mahasiswa bernama Adi mengatakan polisi memaksa massa aksi untuk mundur dengan menggunakan peluru karet dan gas air mata.

“Jadi mereka (polisi) na serang ki pake gas air mata, na tembak ki juga pake peluru karet, mau tidak mau harus ki mundur dulu,” paparnya.

Tak hanya itu, polisi menghimbau kepada masyarakat sekitar DPRD agar segera meninggalkan lokasi kejadian.

“Saya himbau kepada seluruh masyarakat yang tidak berkepentingan agar segera kembali kerumah masing-masing,” himbaunya.

Dari pantauan UPOS.ID, sekirar pukul 18.30 WITA, kembali terdengar suara letupan peluru karet. (*)

Penulis : Elvira Sirenden dan Fadlur Rachman (mg)
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment