BPJS Ketenagakerjaan Jadi Program Perlindungan Tim DILAN

0 Komentar

Lounching DILANisti, Sabtu (10/10).

UPOS.ID, MAKASSAR – Baru sebagai kandidat Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Dg Incal dan Fadli Ananda (DILAN) telah menerapkan program BPJS Ketenagakerjaan untuk perlindungan semua pekerja, apapun kerjanya. Program ini diberlakukan untuk timnya supaya dapat jaminan ketika terjadi kecelakaan yang menimbulkan cacat fisik hingga korban jiwa.

Menurut Presiden DILANisti, Bachnar B Abdullah, seiring dengan bangkitnya semangat juang para tim relawan untuk memenangkan DILAN, maka pihaknya memberikan jaminan sosial bagi seluruh personil tim dengan melakukan kerja sama pihak BPJS Ketenagakerjaan.

“Karena itu saya menghadirkan pihak BPJS untuk memberikan penjelasan secara detail terkait perlindungan tersebut,” ungkap Bachnar dalan acara lounching DILANisti di Base camp, Jalan Aroepala, Sabtu (10 /10/ 2020).

Sementra itu Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku, Toto Suharto mengatakan pentingnya perlindungan dan jaminan sosial ketenagakerjaan dalam pelaksanaan pilkada serentak di Indonesia.

Ia menyarankan setiap orang yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020 didaftarkan untuk mendapatkan perlindungan dari BPJAMSOSTEK/BPJS Ketenagakerjaan.

“Karena mereka rentan terhadap risiko kerja seperti mengalami kecelakaan kerja bahkan meninggal dunia,” ungkap Toto.

Menurutnya, program BPJAMSOSTEK melindungi semua pekerja apapun pekerjaannya, dapat juga mengcover anggota KPU, Panwas/Bawaslu, anggota KPPS, calon Kepala Daerah bahkan untuk para Tim Sukses Calon beserta anggota relawannya agar dalam penyelenggara pemilu bisa terlindungi dan terjamin dari resiko kerja.

Toto yang didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar memaparkan lebih jauh bahwa setiap aktivitas pekerjaan memiliki risiko kerja yang kita tidak tahu kapan dan dimana itu terjadi seperti resiko mengalami kecelakaan kerja bahkan kematian. Program BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya melindungi pekerja tetapi juga melindungi masa depan keluarga pekerja.(*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment