Dapat Bantuan Dana Rp15,6 Miliar dari Pusat, Pemkot Ingin Tingkatkan Sektor Pariwisata

0 Komentar

Plt, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Rahmat Mappatoba.

UPOS.ID, MAKASSAR – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menyuntikkan dana bantuan tambahan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sebanyak Rp15,6 Miliar.

Hal tersebut dibenarkan Plt, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Rahmat Mappatoba, ia menyampaikan bahwa Kota Makassar dianggap mempu menekan laju penyebaran Covid-19, atas dasar itu Kemenkeu menambah anggaran tersebut.

“Jadi tidak habis anggaran untuk penanganan Covid-19, di samping juga sekarang ini kita dapat support anggaran dari Kemenkeu sebanyak Rp15,6 M,” ungkapnya saat dihubungi, Rabu (14/10/2020). 

“Karena kita dianggap mampu mengendalikan dan mengantisipasi laju penyebaran Covid-19 di kota Makassar. Makanya kita dapat support bantuan itu,” sambungnya.

Rahmat mengaku dana tersebut akan dipergunakan untuk memulihkan ekonomi Kota Makassar. Seperti meningkatkan kualitas fasilitas pada sektor wisata.

Selain itu, Rahmat mendapatkan arahan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin untuk membantu para nelayan dengan melengkapi fasilitas melaut. Sehingga, di tengah pandemi Covid-19, perekonomian mereka tetap tumbuh.

“Sesuai dengan arahan bapak pimpinan, 15 Miliar ini akan diarahkan untuk sektor pariwisata dan pengembangan terkait bantuan nelayan, kita untuk nanti terkait alatnya,” jelasnya.

Kendati demikian, Rahmat mengaku anggaran juga akan dialokasikan pada penanganan Covid-19. Namun, sistem pemakaiannya baru akan dikonsepkan. 

“Supporting anggarannya itu fleksibel, bisa untuk penanganan kesehatan, bisa juga penanganan terkait penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi,” pungkasnya.

Penulis : Annisa Nurul Izmi
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment