Polsek Kindang Belum Tangkap Kembali Tahanannya yang Kabur

0 Komentar

Ilustrasi. Int

UPOS.ID, MAKASSAR – Kabur dengan merusak jeruji besi sel Kepolisian Sektor Kindang, Kabupaten Bulukumba, tahanan bernama Akil bin Dahi (20), sampai hari ini masih bebas berkeliaran di luar tahanan.

Polisi juga belum berhasil menangkap kembali tahanan kasus pencurian rumah kosong itu. 

Diketahui, Akil kabur dari tahanan sudah memasuki 25 hari sejak berhasil keluar dari sel pada tanggal 6 Oktober 2020 lalu.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kindang, Inspektur Satu Muh Ali mengatakan, tahanan yang kabur belum ditemukan.

“Kami belum bisa menemukan tahanan yang kabur, tapi kami akan terus mencari sampai ditemukan,” akunya saat dikonfirmasi, Sabtu (24/10).

Ia menyebutkan, sampai hari ini pihaknya masih melakukan pengejaran sampai ke rumah kerabat Akil, namun belum ada hasil.

Olehnya itu, ia mengimbau kepada tahanan Polsek Kindang yang berstatus buron itu untuk menyerahkan diri dan meminta warga membantu pihak kepolisian bilamana melihat Akil agar melaporkan ke Polsek Kindang.

“Jika ada info terkait keberadaan tahanan yang kabur segera laporkan kepada kami, atau laporkan ke polisi terdekat,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, tahanan bernama Akil (20) kabur dengan merusak jeruji besi. Ia terlibat kasus pencurian rumah kosong (Curat) dan korbanya sudah banyak.

Akil kabur dengan memanfaatkan kondisi Polsek Kindang yang lengah.

“Sebelum Akil kabur dari Polsek Kindang, dia sempat ngobrol atau berbincang-bincang dengan anggota jaga. Tak lama kemudian, Akil berhasil melarikan diri atau kabur dengan cara merusak besi sel tahanan,” jelas Muh Ali.

Dia juga mengatakan bahwa Akil terlibat kasus pencurian rumah kosong di Dusun Uluparang, Desa Benteng Palioi, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, sebesar Rp 7 juta serta sebuah emas dan satu karung pupuk cengkeh di rumah korban.

“Rumah itu kosong, ditinggal pemilik berkebun. Akil berhasil menggasak uang tunai Rp 7 juta dan emas yang dilaporkan oleh korban Muliadi, usia 45 tahun. Korban sendiri mengalami kerugian senilai Rp 10 juta,” imbuhnya.

Penulis : Dirman
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment