8 Fakta MYL-SS Kuasai Debat Putaran Pertama di Pilkada Pangkep

0 Komentar

Debat kandidat Pilkada Pankep, Minggu (1/11).

UPOS.ID, MAKASSAR – Kemarin, 1 November 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkep menggelar debat kandidat calon Bupati dan calon Wakil Bupati dalam Pilkada tahun 2020.

Debat publik perdana yang digelar di Gammara Hotel hari ini, juga disiarkan secara live melalui streaming INews Tv, via saluran YouTube dan akun Facebook resmi milik KPU Kabupaten Pangkep.

Segmen debat perdana Pilkada Pangkep ini  mengangkat issue soal tata kelola birokrasi pemerintahan yang baik, penajaman visi dan misi Paslon, dan segmen menjawab pertanyaan antarpaslon, dan juga terkait narkotika.

Ada yang menarik pada debat kali ini. Paslon nomor urut 1 Muhammad Yusran Lalogau dan Syahban Sammana (MYL-SS) secara pasti dan meyakinkan, keliatan begitu menguasai setiap issue pada setiap segmen yang diangkat dalam debat kali ini.

Pasangan akronim Hebat itu sukses memberikan jawaban dan pertanyaan yang dialogis sekaligus menarik.

Berikut 8 fakta debat yang menarik dari pasangan nomor urut 1 MYL-SS.

1. Penyampaian visi dan misi

MYL-SS memnbuka segmen pertama dengan penyampaian visi misi ke publik dengan waktu empat menit, dalam segmen pertama tersebut MYL sangat percaya diri dan tenang memaparkan pemerintahan Pangkep Hebat.

MYl merangkum Pangkep Hebat adalah akronim yang melambangkan pemerintahan yang harmoni, energik, bersih, amanah, dan takwa.

2. Pasangan MYL merupakan pasangan yang berpengalaman di birokrasi

Moderator debat sebelum memulai acara  menyebutkan satu persatu Pasangan Calon identitas dan pengalamannya. Yang menarik ternyata Calon Wakil Bupati dari MYL yaitu Syahban Sammana memiliki pengalaman yang luar biasa dalam birokrasi.

Syahban Sammana, pernah menjabat Ketua KNPI Kabupaten Pangkep, Ketua KWARCAB Pramuka, Kepala Bagian Humas Pemda Pangkep, Kepala Bagian Umum Pemda Pangkep, Camat Bungoro Pemda Pangkep, Asisten Administrasi Umum Pemda Pangkep, Kepala Bappeda Pemda Pangkep, dan Wakil Bupati Pangkep Pemda Pangkep.

3. Segmen penajaman visi misi Paslon meyakinkan

Pertanyaan moderator pada segmen kedua yaitu penajaman visi misi dalam debat publik Pilkada  Pangkep tersebut terkait inovasi Paslon nomor urut 1 MYL-SS menciptakan reformasi birokrasi yang bersih dan penempatan Aparatur Sipili Negara (ASN).

Dalam segmen itu MYL sangat memukau karena pertanyaan penajaman visi misi dijawab dengan jawaban yang meyakinkan publik yaitu kelayakan ASN untuk bisa memajukan Kabupaten Pangkep.

4. Menjamin adanya komitmen dan pemerintah yang bebas dari korupsi

Dari semua calon hanya Paslon MYL-SS yang selalu menggaungkan tentang pemerintahan yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Bahkan pada segmen tertentu MYL sangat menjamin akan adanya pemeritanhan yang bebas dari Korupsi jika dirinya diberikan amanah menjadi Bupati Kabupaten Pangkep.

5. Sopan kepada semua Paslon dan kerap tersenyum

Dari acara debat kandidat tersebut, sangat terlihat jika MYL begitu sopan dan menghargai setiap Paslon yang ada. Salah satu contoh yang diperlihatkan MYL adalah nada pertanyaan atau menjawab MYL terkontrol dan tidak bernada egois.

6. Mampu menjawab isu krusial di Kabupaten Pangkep yaitu kemiskinan

Pasangan MYL-SS mampu menjawab isu kemiskinan. Pertanyaan terkait isu kemiskinan dilontarkan pasangan nomor urut 3 yaitu Andi Ilham Zainuddin dan Rismayani. Pada segmen tersebut Yusran meyakinkan jika dirinya dan Syahban Sammana terpilih sebagai Bupati dan Wakil Buapti akan memberikan anggaran khusus untuk wilayah kepulauan.

7. Menjawab pertanyaan terkait Narkotika

Pada sebuah segmen MYL menjawab bagaimana penyelematan generasi khusus di Kabupaten Pangkep terhadap Narkotika. Menurut MYL perlu adanya edukasi bagi masyarakat khususnya anak muda atau generasi muda di Kabupaten Pangkep. Pada sesi ini pasangan calon ini saling menutupi untuk menjawab.

8. MYL menghibur publik dengan sebuah pantun

Dengan sebuah pantun dari MYL pada akhir acara debat kandidat terserbut membuat penonton tepuk tangan dan tersenyum. Pantun MYL yang bercampur dengan bahasa Bugis-Makassar.

“Ikan Mas Juku Bulaeng Pisangraja utti karaeng, jangan cari tau maraeng. Yusran Syahban Tenamo maraeng, salamaki to pada salama,” tutup Yusran.

Penulis : Firman
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment