KesehatanFMS Eliminasi TBC Kota Makassar Gelar Sosialisasi Bareng Gerakan Vaksin Permabudhi

FMS Eliminasi TBC Kota Makassar Gelar Sosialisasi Bareng Gerakan Vaksin Permabudhi

MAKASSAR.UPOS.ID — Forum Multi Sektor Eliminasi TBC menggelar sosialisasi Percepatan Eliminasi Tuberkolosis (TB) di tengah kegiatan vaksinasi di Vihara Ibu Agung Bahari, Jalan Sulawesi No.41 Makassar. Sosialisasi Percepatan Eliminasi TB ini dimaksudkan dapat menekan angka penyebaran penyakit TB ini juga tak kalah pentingnya karena salah satu penyakit pernafasan ini sangat tinggi resiko penyebarannya.

Perwakilan FMS Eliminasi TBC, dr. Fenni, menegaskan salah satu cara percepatan eliminasi TB adalah dengan menemukan penderitanya dan memutus mata rantai penyebarannya. “Untuk itu sangat dibutuhkan partisipasi masyarakat secara bersama-sama dan berkesinambungan untuk bisa mendeteksi penyakit ini lewat sosialisasi dan menjadi SOBAT TB,” katanya.

dr. Fenni juga mengatakan, YKI terbuka untuk berkolaborasi dengan semua pihak termasuk dengan Permabudhi dan FKLA dalam penemuan kasus TBC dengan melakukan skrening massal melalui aplikasi SOBAT TB.

Sementara Ketua Permabudhi Makassar, Suzan, menyambut baik hal tersebut. Menurutnya, dengan bekerjasama secara berkesinambungan dapat mewujudkan Makassar yang sehat.

“Dengan partisipasi kita bersama, berkesinambungan tentunya bisa mewujudkan masyarakat Makassar yang sehat. Dengan masyarakat yang sehat, tentu akan semakin mempercapat pemulihan ekonomi. Kita sangat berharap setelah lebaran ini sudah tidak ada lonjakan kasus COVID-19 karena sudah banyak yang mendapatkan vaksinasi lengkap,” tuturnya.

Diketahui, Permabudhi Makassar dalam menggelar kegiatan vaksinasi di Vihara Ibu Agung, Jalan Sulawesi Nomor 41, Sabtu 5 Maret 2022. Vaksinasi ini dimaksudkan untuk melengkapi dosis vaksin bagi tokoh Agama, Petugas rumah ibadah, secara khusus.

Forum kemanusiaan Lintas Agama (FKLA) mendukung gerakan vaksinasi tersebut. Sekretaris FKLA, Aflachah Ani M, mengatakan, kegiatan ini didukung oleh kehadiran tokoh lintas agama sebagai bentuk kontribusi dan komintmen masing-masing pihak. “Dorongan dan kehadiran kami sebagai bukti bahwa tokoh agama mendukung program percepatan vaksinasi di Sulsel,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita Terbaru