DAERAHMuscab Demokrat Takalar Memanas, Rusdi Vs Husniah

Muscab Demokrat Takalar Memanas, Rusdi Vs Husniah

TAKALAR.UPOS.ID — Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat dijadwalkan bakal digelar serentak se Sulawesi Selatan, termasuk Demokrat Kabupaten Takalar, 3-5 November mendatang. Pendaftaran dimulai sejak tanggal 21 Oktober hingga 26 Oktober, hari ini.

Demokrat Kabupaten Takalar pun memanas. Sejumlah nama resmi mendaftarkan diri untuk merebut kemudi mercy biru di Kabupaten Takalar, hingga batas akhir pendaftaran. Salahsatunya, Rusdi Marwah (RMH), dia mendaftar pada tanggal 24 Oktober lalu di Sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Demokrat di jalan Boulevart, Makassar.

Saat mendaftar, RMH tampak didampingi beberapa ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC), bakal Calon Legislatif tiap Dapil, serta Ketua AMPD Takalar, Alamsyah Rustan beserta beberapa anggotanya.

RMH menegaskan, dirinya siap maju sebagai 01 Demokrat Takalar lantaran prihatin melihat performa dan elektabilitas partai Demokrat tiga tahun terakhir yang semakin hari semakin menurun. “Perolehan kursi Demokrat di DPRD Takalar saat ini yang hanya satu kursi, ini sangat menyangkan jikalau di pemilu 2024 mendatang akan terulang seperti di pemilu 2019 yang lalu,” katanya.

Selain tekad mengangkat elektabilitas dan membesarkan partai, RMH juga menyatakan siap maju menjadi salah satu bakal Calon Bupati kabupaten Takalar periode 2024-2029 mendatang. “Saya hanya dapat berpesan, agar kiranya berpolitik dengan beretika dan bermartabat demi terciptanya masyarakat yang berkesinambungan untuk kemajuan dan kesejahteraan warga Takalar,” tandasnya.

Sementara Ketua Angkatan Muda Penggerak Demokrat (AMPD) Kabupaten Takalar, Alamsyah Rustam, angkat bicara terkait pilihannya yang dinilai pantas memimpin partai Demokrat Takalar. Dia pun menyebut nama Rusdi Marwah lantaran dinilai mempunyai tekad yang kuat membesarkan partai. “Beliau salah satu kandidat yang paling pantas dan mampu mengangkat elektabilitas partai serta didukung oleh finansial yang cukup dan bertekad ingin menyatukan persepsi kader dan bakal calon legislatif untuk mendongkrak perolehan kursinya di Pilcaleg 2024,” tuturnya.

Laju Rusdi Marwah rupanya tak semulus yang diinginkan. Pengusaha asal Papua ini dihadang srikandi Demokrat yang juga legislator Takalar. Sekira pukul 11.00 Wita, Ir.Husniah Rahman telah mendaftar di DPW Demokrat Sulsel didampingi oleh kakak kandungnya sendiri yang juga Sekretaris DPC Demokrat Takalar, Ir. Hasbullah, beserta beberapa pendamping. Sayangnya, Husniah tidak didampingi satupun ketua PAC Demokrat Takalar.

Husniah dengan penuh percaya diri mampu memenangkan pertarungan menuju kursi Ketua DPC Partai Demokrat Takalar.
“Kami optimis dapat memenangkan kontestasi ini. Sebab, kami sudah lama berjuang di Dapil dan tahu persis apa strategi untuk memenangkan Demokrat di Takalar,” katanya.

Secara terpisah, Tokoh muda Takalar yang juga Ketua Bappilu DPC Partai Demokrat Takalar Abd. Rahman Tompo mengatakan bahwa sesungguhnya Demokrat Takalar butuh tokoh yang memiliki kredibilitas dan kapasitas yang mampu membawa demokrat Takalar kearah yang lebih baik dan diperhitungkan dalam percaturan politik lokal seperti di Takalar.

Ditanya soal siapa tokoh yang dia maksud, Rahman dengan tegas menyebut nama Dr. H. Sindawa Tarang, S.H.,MM.,M.H. “Dia mantan Ketua Umum DPP APDESI dua periode yang juga mantan Ketua DPD APDESI Propinsi Sulawesi Selatan, sehingga nalar kepemimpinan dan konsolidasi politiknya sudah teruji,” katanya.

Hal senada disampaikan Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan DPC Partai Demokrat Takalar Muh. Dahlan Tutu, dia mengaku turut mendukung dan sangat sepakat jika Bung ST panggilan akrab Sindawa Tarang, ikut kontestasi Muscab Demokrat Takalar. “Saya yakin mantan Kepala Desa sebelas tahun di Desa Mangindara Kabupaten Takalar akan menjadi solusi masa depan partai demokrat Takalar, beliau adalah mantan Birokrat yang sudah malam melintang memimpin organisasi baik tingkat daerah maupun Nasional, namun sampai hari ini adalah hari terakhir pendaftaran tapi sampai berita ini diturunkan Bung ST belum datang mendaftar di DPD Demokrat Sulsel,” tuturnya.

Sugianto Wibowo Sibali yang juga salah satu anggota Badan Pembinaan jaringan dan konstituen daerah (BPJK-DA) DPD Partai Demokrat Sulsel asal Kabupaten Takalar mengaku belum mengetahui apakah Bung ST mendaftar atau tidak, silahkan saja dikomfirmasi ke BPOKK-DA, namun demikian Sibali melihat dan mencium aroma ketegangan kedua kubu antara Rusdi dan Husnia. “Ini kita bisa lihat dibeberapa pemberitaan selama ini, tentunya kita berharap agar kedua kubu mengedepankan kepentingan partai, pahami dan patuhi mekanisme, jaga soliditas dan kekompakan dalam rangka memenangkan partai Demokrat di kabupaten Takalar, muscab adalah ajang konsolidasi dan mekanisme partai yang harus disukseskan bukan ajang kuat-kuatan, pamer-pameran apalagi baper-baperan,” tegas Sibali.

Ditanya tentang sosok Bung ST dia mengaku secara pribadi sangat bersyukur dan pasti mendukung jika Bung ST berkenan memimpin DPC Demokrat Takalar. “Beliau tokoh yang tidak diragukan lagi Popularitasnya di Sulawesi Selatan khususnya di kabupaten Takalar, tapi itu tadi semua harus patuh dan taat konstitusi serta mekanisme partai,” ujarnya.

Mantan Kepala Desa Parapunganta Dua Periode di Kecamatan Polongbangkeng Utara, yang juga mantan Ketua DPC APDESI Takalar, Nurdin Tula, S.Sos.,M.Si, mengatakan siap mencaleg di Demokrat apabila Bung ST yang memimpin Demokrat Takalar. “Cocok jika Bung ST yang memimpin, ini kabar baik dan saya secara pribadi siap menjadi bakal calon legislatif di Demokrat pada Pileg mendatang,” katanya.

Hal senada disampaikan Tokoh muda Galesong Irwan Arif, S.Sos yang juga mantan Kepala Desa Pattinoang Kecamatan Galesong dua periode juga menyatakan siap menggabung dan memperkuat barisan demokrat Takalar termasuk menjadi Caleg di Dapil Galesong dan Galesong Utara.

Sampai saat ini Bung ST belum bisa dikomfirmasi tentang kesediannya mengikuti Muscab.

Sekedar diketahui, berdasarkan PO dan Juklat Muscab partai Demokrat seorang kandidat harus mendapat dukungan minimal 20 % dari pemilik hak suara. Berdasarkan asumsi pra Muscab di Takalar, hak suara real untuk Takalar saat ini sebanyak 8 hak suara, masing-masing 1 suara DPP, 1 suara DPD, 1 suara DPC dan 5 hak suara PAC yang ada saat ini.

Hal tersebut dikonfirmasi kepada Wahyuddin Sahruddin, Plt Ketua DPC Demokrat Takalar yang juga Sekretaris BPOKK-DA Demokrat Sulsel, mengaku masih sibuk menerima berkas pendaftaran bakal calon ketua DPC Se-Sulsel.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita Terbaru